by

Apa Itu Mata Air

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak bisa terlepas dari kebutuhan akan air. Air banyak sekali digunakan untuk segala macam aspek, mulai dari konsumsi, mandi, menyiram tanaman, mencuci pakaian, dan lain sebagainya. Air jumlahnya sangat banyak di Bumi dan banyak jenis-jenis air di Bumi. Sumber- sumber yang menyediakan air tersebut dinamakan sumber air.

Ada banyak sekali sumber air yang ada di sekitar kehidupan manusia dan dapat dengan mudah dijumpai. Beberapa sumber air yang seringkali dijumpai dalam kehidupan sehari- hari antara lain laut, danau, sumur, waduk, mata air, rawa, dan lain sebagainya. Sumber- sumber air tersebut sebagian ada atau terbentuk secara alamiah, namun sebagian lagi ada yang merupakan buatan manusia.

Baik terbentuk secara alami maupun buatan manusia, setiap hal yang menyebabkan timbulnya air ini disebut dengan sumber air. Khusus untuk kebutuhan konsumsi, air biasanya sangat dijaga kualitasnya. Seperti sumber air minum tidak boleh terkontaminasi oleh bakteri, sumber air tidak boleh berada dekat dengan septic tank, tidak boleh berbau, dan harus dijamin kebersihannya. Maka dari itu, biasanya air minum konsumsi, berasal dari mata air pilihan yang memang harus terjamin kualitasnya.

Apa itu Mata Air?

Mata air (spring water) merupakan penghasil air bersih yang biasa masyarakat gunakan untuk berbagai keperluan hidup. Air yang berasal dari mata air biasanya merupakan air yang sudah layak konsumsi karena mengalami purifikasi secara alami (self purification). Selain itu, mata air pun biasanya dimanfaatkan oleh berbagai perusahaan berbasis air untuk mendapatkan pasokan air layak konsumsi.

Mata air ini seringkali dikaji oleh berbagai disiplin ilmu, misalnya geologi, hidrogeologi, geografi, geofisika, hidrologi hutan, dan sebagainya. Berbagai penelitian mengenai hal ini pun telah banyak dilakukan baik di Indonesia maupun di luar negeri. Mata air memiliki berbagai pengertian menurut berbagai para ahli di bidang yang berbeda pula.

Menurut Tolman dalam bukunya “Groundwater” spring water adalah pemusatan keluarnya air tanah yang muncul di permukaan tanah sebagai arus dari aliran air tanah.

Spring water dapat terbentuk akibat terpotongnya aliran air tanah oleh bentuk topografi setempat dan air keluar dari batuan (Prastowo 2008). Berdasarkan proses terbentuknya maka keluarnya air tanah biasanya terdapat di daerah kaki bukit, lereng, lembah perbukitan, dan di daerah dataran. [1]

Proses Terjadinya Mata Air

  • Air permukaan

Merupakan air yang berada di permukaan Bumi. Air permukaan ini bisa berasal dari beberapa sumber air yang mengalir maupun tidak mengalir seperti sungai, danau, rawa, laut, dan lain sebagainya, namun bisa juga berasal dari hujan yang turun. Hujan yang turun ini juga akan sampai ke permukaan bumi dan terkadang membentuk suatu genangan air tertentu jika hujan yang turun lebat. Air yang ada di permukaan Bumi inilah yang nantinya akan membentuk suatu mata air.

  • Meresap ke dalam tanah

Proses yang selanjutnya yakni air permukaan tersebut akan meresap kedalam tanah melalui celah- celah yang ada. Air permukaan yang masuk ke dalam tanah ini dinamakan air tanah. Air tanah inilah yang merupakan sumber air yang ada di bawah tanah yang sifatnya sangat penting. Air tanah ini juga masih bisa mengalir, yakni melalui retakan dan celah di dalam tanah yang berupa celah kecil hingga gua bawah tanah. Air tanah sebelum memancar ke permukaan pun sudah mempunyai banyak fungsi bagi kehidupan manusia dan juga makhluk hidup lainnya, seperti bagi bidang pertanian, perkebunan, dan lain sebagainya.

  • Memancar ke permukaan

Proses selanjutnya yakni memancar ke permukaan. Air tanah yang pada mulanya berada di dalam tanah tersebut karena beberapa hal akan muncul ke permukaan melalui akuifer- akuifer yang ada. Sebab memancarnya air tanah dari dalam menuju ke permukaan Bumi karena diakibatkan oleh  terbatasnya akuifer, dan juga karena permukaan air tanah berada di elevasi yang lebih tinggi dari tempat keluarnya air . Sehingga di permukaan Bumi akan terlihat air yang memancar dari dalam tanah. Inilah yang disebut dengan mata air. [2]

Seperti yang dijabarkan, mata air adalah sumber air yang cukup baik untuk dikonsumsi bagi kita. Karena prosesnya yang alami, dan biasanya terjadi di hutan-hutan maupun pegunungan alami. Sehingga banyak mineral yang terkandung di dalamnya. Air mineral sangat baik bagi kebutuhan tubuh manusia.

AQUA mempersembahkan kandungan mineral dari sumber mata air pegunungan untuk memenuhi kebutuhan cairan kita. Selain sumber mata air yang alami, AQUA juga menjalankan proses pengolahannya secara higienis dan berkualitas. Dalam penentuan sumber mata air AQUA, AQUA berkolaborasi dengan para ahli dari beberapa perguruan tinggi ternama. Tercatat mereka melakukan studi geohidrologi bersama Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Paris 6. Oleh karenanya, kriteria mata air AQUA pasti kredibel. Sebab, di baliknya terdapat basis sains yang dilakukan oleh para ahli kompeten dari perguruan tinggi terkemuka.

Jadi jangan ragu untuk memilih AQUA dalam pemenuhan kebutuhan cairan sehari-hari, karena AQUA berasal dari sumber mata air pegunungan alami, yang diproses secara profesional. [3]

  1. https://foresteract.com/mata-air/
  2. https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/hidrologi/proses-terjadinya-mata-air
  3. https://www.sehataqua.co.id/begini-cara-memastikan-aqua-berasal-dari-mata-air-terbaik/

Comment

News Feed